No comments yet

LAUNCHING FILM “SUATU HARI NANTI”

Jumat, 21 April 2023 menjadi moment yang bersejarah bagi segenap pihak yang terlibat dalam pembuatan film Rohani yang berjudul “SUATU HARI NANTI” karena untuk pertama kalinya film ini dilauncing di Gereja GKIN Revival Kupang.

Bergambar bersama (undangan dan pemain film “SUATU HARI NANTI”).

Film yang bergenre rohani dan bertemakan keluarga ini merupakan hasil produksi bersama Yayasan Karya Bhakti Esra Soru, GKIN Revival Kupang, Pijar TV, YGP Film dan SONY.

Ketua Sinode Gereja Masehi Musafir Indonesia (GMMI) Pdt. Gatsper A. Hawu Lado, M. Th juga mendapat kesempatan untuk menonton langsung, nampak juga hadir  Wakil Bupati Kabupaten Kupang, Jerry Manafe, S.H., M.Th., Kapolda NTT, Irjen Pol Drs. Johni Asadoma, M.Hum., dan para undangan dari berbagai kalangan komunitas-komunitas Kristen dan Gereja-gereja lokal di daerah Kupang.

Foto bersama Wakil Bupati Kabupaten Kupang, Jerry Manafe, S.H., M.Th., Kapolda NTT, Irjen Pol Drs. Johni Asadoma, M.Hum., Pdt Esra Soru, Pdt. Gatsper A. Hawu Lado dan hamba Tuhan lainnya.

Sinopsis film ini mengisahkan rasa kecewa dari masa kecil yang dirasakan oleh anak perempuan yang bernama “Flory” terhadap ayahnya yang bernama “Yonas”. Sang ayah harus dipenjara dan ibunya harus meninggal karena sakit disaat usia Flory baru 5 tahun. Hingga 11 Tahun berlalu dan Yonas telah bebas dari penjara dan mempunyai keinginan untuk hidup bersama anak perempuannya serta memberitahukan kebenaran akan apa yang diperbuatnya dahulu. Tetapi semua tidak berjalan baik-baik saja karena Flory sudah bertumbuh dewasa dan mempunyai rasa kekecewaan yang dalam terhadap Yonas. Sehingga Ia tidak sadar akan pengorbanan yang telah diperbuat Yonas untuk keluarganya. Pada akhirnya Flory pun mengetahui pengorbanan Sang Ayah tetapi semua sudah terlambat karena Yonas harus meninggal dunia karena sakit yang dideritanya.

Proses pembuatan film “SUATU HARI NANTI”

Sebuah pengorbanan dari Bapa duniawi yang diterima oleh Flory inilah yang membuat hidupnya lebih jauh lagi untuk memandang besarnya dari arti pengorbanan Bapa Surgawi. Hingga sampai “SUATU HARI NANTI” kehidupan kita hanyalah untuk memuliakan Bapa Surgawi. Film ini diperankan oleh Pdt. Esra Soru, Annescha Jacinta Leo, Rinaldy de Aultobeli Hela, Isai aminadab soru, Prisilia Daud dan Hebrew Solideo Gloria Soei Ndoen.

Pdt. Esra Alfred Soru, S.Th, M.Pd.K. mengatakan “Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yesus karena pertolongan-Nya sehingga film SUATU HARI NANTI akhirnya rampung dan bisa dilaunching, doa kami kiranya film ini dapat menjadi berkat tersendiri bagi saudara sekalian yang menontonnya dan biarlah Kemuliaan Tuhan bisa terus diberitakan lewat cara ini”.

Pdt. Gatsper A. Hawu Lado, M.Th. memimpin doa syukur atas launchingnya film “SUATU HARI NANTI”

Pdt. Gatsper A. Hawu Lado, M. Th., yang diminta testimoninya usai menonton film ini mengatakan “saya sangat gembira bisa hadir dan menyaksikan langsung pemutaran film SUATU HARI NANTI, ini merupakan hal yang luar biasa karena kita juga bisa memberitakan injil melalui media sinematografi, semoga ini bisa menjadi trigger untuk gereja-gereja lain sehingga bisa berkolaborasi untuk memberitakan injil dengan cara-cara kekinian dan modern, kami menantang anak-anak milenial untuk bisa melakukan hal ini juga”, ujarnya.

Testimoni film Rohani “SUATU HARI NANTI” oleh Pdt.Gatsper A. Hawu Lado, M.Th.

dep_pelita

 

 

Post a comment

× Chat Via Whatsapp