No comments yet

PGLII NTT AMBIL BAGIAN DALAM KONAS & HUT KE-52 PGLII

Jakarta-pelita,

Persekutuan Gereja dan Lembaga Injili Indonesia (PGLII) tanggal 2-3 Agustus menggelar Konsultasi Nasional (Konas) tahun 2023 bertemakan “PGLII Menyambut Pemilu 2024 Sebagai Pemilu Damai dan Bermartabat”, sekaligus merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke -52 bertempat di di MDC Hall Wisma 76, Lantai 26, Slipi Jakarta Barat.

Kegiatan Konsultasi Nasional PGLII dan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke -52

Acara di buka oleh Pdt. Dr. Ronny Mandang, M.Th selaku Ketua Umum PGLII dan dihadiri pengurus lengkap serta majelis pertimbangan, Pengurus Wilayah, Pengurus Daerah,Sinode, Lembaga anggota PGLII dari berbagai wilayah di Indonesia.

Hadir dalam kesempatan ini Ketua PGLII Provinsi Nusa Tenggara Timur Pdt. Gatsper Anderius Hawu Lado, M.Th. Saat dihubungi kontributor pelita,  Pdt. Hawu Lado yang juga merupakan Ketua Sinode Gereja Masehi Musafir Indonesia (GMMI) mengatakan “momentum ini sangat penting bagi segenap anggota PGLII yang berjumlah 96 anggota Sinode dan 64 yayasan Kristen yang tersebar di Seluruh Wilayah Indonesia untuk melakukan konsolidasi sehingga semakin solid dalam pelayanan kedepan, apalagi agenda pemilu 2024 yang sudah tidak lama lagi akan digelar” imbuhnya.

Ketua PGLII Provinsi Nusa Tenggara Timur Pdt. Gatsper Anderius Hawu Lado, M.Th

Konas 2023, memiliki tiga acara, yaitu, pertama konsultasi Nasional di mana peserta berbagi pemikiran dari berbagai sudut pandang untuk dapat menemukan mutiara hikmat Tuhan sebagai landasan pernyataan serta sikap PGLII

Sebagai narasumber Pdt Bambang Jonan, gembala jemaat Medan Plaza yang baru saja mendapat apresiasi figure Oikumene yang diterima di Gedung Nunsatara 5 komplek DPR/MPR RI yang diberikan dari Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia. Narasumber lainnya Pdt Lypius Biniluk yang mengajak gereja agar tetap bersih dan terus menyuarakan firman Tuhan.

Sementara di hari yang kedua, menghadirkan para bakal calon legislatif Kristen dari lintas partai politik, dibekali dengan firman Tuhan oleh Pdt. Ronny Sigarlaki, S.H sebagai sekretaris majelis pertimbangan sekaligus didoakan oleh para pendeta yang hadir.

Pdt Ronny Mandang mengharapkan agar para Bacaleg dapat berinteraksi dengan peserta Konas. Hal itu merupakan bentuk dukungan PGLII bagi mereka yang berkarya pelayanan dalam bidang politik. Lebih jauh, Ketua umum PGLIl tersebut menegaskan bahwa PGLII sebagai Persekutuan, bukanlah alat politik. ” Untuk itu meminta agar berkontestasi dengan mengendepankan kerukunan, perdamaian tidak saling menjelekan antara satu dengan yang lain, apalagi sesama anak Tuhan” Ucapnya.

Pdt. Dr. Amsal Yowei, SE., M.Pd.K Amsal Yowei sebagai Direktur Urusan Agama Kristen Ditjen Bimas Kristen ketika menyampaikan sambutannya mengatakan agar seluruh umat Kristiani, terutama dalam wadah PGLII, untuk berperan aktif dalam proses pemilu, yaitu menggunakan hak suara dengan bijaksana dan bertanggungjawab. Selaras dengan tema Konsultasi Nasional.

Akhirnya sebagai Puncak dari Acara Konas dilakukan Ibadah Syukur HUT ke-52 PGLI sebagai bentuk ucapan syukur atas Karya Tuhan terhadap PGLII yang telah melangkah sampai sampai sejauh ini.

dep_pelita

Post a comment

× Chat Via Whatsapp