No comments yet

WISUDA KE-2 DAN DIES NATALIS VI STTM KUPANG

Sabtu, 27 November 2021 Sekolah Tinggi Theologi Musafir (STTM) Kupang kembali menggelar acara wisuda ke-2, yang mana hal ini bertepatan dengan momen Dies Natalis VI. Tema yang di usung dalam wisuda kali ini “Dimuridkan untuk Memuridkan” diambil dari Matius 28:19-20. Kegiatan ini diselenggarakan di Gedung GMMI Hermon Kelurahan Nunbaun Sabu, Kecamatan Alak, Kota Kupang.

Foto Bersama Wisudawan, unsur pimpinan STTM Kupang dan para Dosen

Sidang Senat terbuka ini dibuka oleh Ketua STTM Pdt. Gatsper A. Hawu Lado, M.Th beliau mengatakan “STTM diusianya yang ke-6 terus mengadakan berbagai upaya peningkatan mutu, baik dari segi pembenahan administrasi, peningkatan SDM pengajar/dosen, pengabdian kepada masyarakat/jemaat serta melakukan berbagai penelitian dan pengembangan keilmuan (khususnya theologi dan pendidikan agama Kristen). Sementara itu di bidang kemitraan, STTM membangun kerjasama dengan berbagai pihak termasuk Pemerintah (dalam hal ini aras Kementrian Agama) dan lembaga-lembaga swasta seperti STT Pokok Anggur Jakarta, ST Katharos Indonesia dan Toko Buku Berea Kupang”.

Sidang Senat Terbuka STTM Kupang

Dalam orasi ilmiahnya Dr. Ir. Samuel Ayub Mathias Litik, M.Sc.,M.M kembali mengutip Matius 28:19-20 yaitu “Dimuridkan untuk memuridkan” beliau menekankan beberapa hal penting yaitu “Pelaksanaan dari amanat (jadikanlah semua bangsa murid-Ku) dikenal sebagai PEMURIDAN (discipleship), hal ini menjadi penting karena Tuhan Yesus sendiri yang menetapkan pemuridan sebagai prioritas bagi sekelompok murid-Nya agar pekerjaan mereka menjadi terarah pada kekekalan”. Selain itu Dr. Samuel menambahkan “Dimuridkan dan memuridkan merupakan pemenuhan amanat Tuhan Yesus sampai DIA datang kembali, Pemuridan dimaksudkan agar setiap orang mengalami transformasi hidup dan pertumbuhan rohani sebab memiliki hubungan pribadi yang intim dengan Tuhan Yesus karena semakin intim dengan Tuhan semakin mampu memuridkan orang lain sehingga terjadi pelipatgandaan murid yang kemudian berdampak pada pelipatgandaan jemaat baru di daerah-daerah yang belum terjangkau oleh  Injil dan gereja. Kiranya PEMURIDAN tetap menjadi prioritas bagi Gereja Masehi Musafir Indonesia dan jemaatnya serta STTM Kupang dan para alumninya”.

Orasi ilmiah oleh Dr. Ir. Samuel Ayub Mathias Litik, M.Sc.,M.M

Acara dilanjutkan dengan pelantikan wisudawan yang didahului oleh pembacaan Surat Keputusan Ketua Sekolah Tinggi Theologi Musafir Kupang Nomor :  02/SK-WSD/STTM/XI/2021 Tanggal 27 November 2021 tentang Penetapan Wisuda Sarjana Theologi Kependetaan dan Pendidikan Agama Kristen. Pembacaan SK ini dilakukan oleh Wakil Ketua II Bidang Keuangan, Diana Gale Bangngu, M.Pd.

Pembacaan SK Wisuda oleh Wakil Ketua II Bidang Keuangan, Diana Gale Bangngu, M.Pd

Jumlah wisudawan yang diwisuda kali ini berjumlah 22 orang, terdiri dari Program Studi Theologi Kependetaan Strata satu gelar akademik S.Th sebanyak 3 orang yakni: Marlince Paulina Lisin, S.Th., Mona Hatti, S.Th., Suprianto M. Maramba, S.Th., dan program studi Pendidikan Agama Kristen strata satu, gelar akademik S.Pd sebanyak 19 orang yakni : Lenny Arianty Djami, S.Pd., Pilemon Yumars Hae, S.Pd., Bob Aihery, S.Pd., Beny Aihery, S.Pd., Medan Meliakim Baitanu, S.Pd., Febi F. Kale Paddu, S.Pd., Satti, S.Pd., Yovita Martha Gewe, S.Pd., Herianto, S.Pd., Yandri Stefanus Henukh, S.Pd., Hengkesa Oktavianus, S.Pd., Ira Astini Musa, S.Pd., Ferderika M. Nunu, S.Pd., Helvian Y. Hadi Kore, S.Pd., Simson Lede Hiku, S.Pd., Ayu Clarissa Putri Hati, S.Pd., Ahad Kota, S.Pd., Juni Helda A. Hae Kote, S.Pd. dan Ronny Yonathan Henukh, S.Pd.

Acara Pelantikan wisudawan STTM Kupang

Agenda selanjutnya yaitu pembacaan janji wisudawan oleh Mona Hatti, S.Th. dan kata hati wisudawan oleh Suprianto M. Maramba, S.Th. Mewakili mahasiswa STTM yang diwisuda Suprianto mengatakan “semua pencapaian yang kami dapat sampai saat ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, baik dari pihak kampus, orang tua, gereja, para donatur, dan pihak lain yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu, tapi yang terutama ini semata-mata juga karena Kasih dan penyertaan Tuhan Yesus sendiri”.

Pembacaan janji wisudawan oleh Mona Hatti, S.Th.

Kata hati wisudawan oleh Suprianto M. Maramba, S.Th.

Plt Kabid BIMAS Kristen Kemenag Kanwil Propinsi NTT Marthen Luther Nenobais, S.Pd mengatakan bahwa “Kehadiran STTM Kupang telah memberi warna baru dalam dunia pendidikan di NTT terkhusus dalam bidang Studi Theologi dan PAK bahkan sampai saat ini STTM masih tetap eksis, terbukti dengan dilaksanakannya wisuda kedua pada hari ini. Untuk itu diharapkan lulusan kali ini mempunyai kualitas SDM yang mumpuni serta mempunyai kecakapan dan keahlian yang baik, yang pada akhirnya mampu bersaing dengan sekolah-sekolah Theologi yang ada di Kota Kupang secara khusus dan NTT secara lebih luas serta memberikan kontribusi yang positif dalam pembangunan karakter manusia ”.

Sambutan oleh Plt Kabid BIMAS Kristen Kemenag Kanwil Propinsi NTT Marthen Luther Nenobais, S.Pd

Sementara itu sambutan dari Pemerintahan Kota Kupang dalam hal ini diwakili oleh Markus Dju Djani S.Pd. dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang menyampaikan beberapa hal penting kepada para wisudawan yakni “Di lapangan atau dunia pelayanan nanti akan banyak menemui banyak hal baru, untuk itu pesan serta bimbingan dari para dosen selama ini harap dipegang baik-baik, apalagi kita akan menjalankan apa yang menjadi misi atau amanat agung Kristus. Selain itu banyak hal yang terjadi banyak dipengaruhi oleh gereja dan sekolah”. Markus juga mewakili Pemerintah kota Kupang memberikan apreseasi yang tinggi kepada STTM yang mana telah melahirkan manusia-manusia berkualitas yang diharapkan akan menjadi pioner-pioner tangguh dan handal di ladang pelayanan nantinya.

Sambutan dari Pemerintahan Kota Kupang dalam hal ini diwakili oleh Markus Dju Djani S.Pd.

Di Puncak dari acara ini Pdt. Gatsper A. Hawu Lado, M.Th. yang juga adalah Ketua Sinode Gereja Masehi Musafir Indonesia (GMMI) menyampaikan bahwa “peristiwa bermartabat yang terjadi pada hari ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang telah mengambil perannya masing-masing walaupun banyak tantangan namun dalam semangat persatuan tetap bergerak untuk memberikan inspirasi dan motivasi yang baik. Pada saat ini STTM mewisuda 22 orang Sarjana Theologia dan Sarjana Pendidikan, sementara pada periode yang lalu telah mewisuda 18 orang sarjana. Kedelapan belas wisudawan yang lalu, tidak ada seorangpung yang nganggur bahkan kali inipun semuanya sudah siap untuk diterjunkan ke lapangan/ ladang pelayanan, ada yang akan ditempatkan di Kalimantan dan juga Sulawesi”. Pdt Hawu Lado juga mengutip pantun yang mengatakan “Selembut apapun kapas tetap berbiji, seindah apapun mawar tetap berduri, selembut apapun angin tetap terbangkan abu, tak ada putih yang tak bernoda, tiada insan yang tak berdosa, maafkanlah lidah yang tak terjaga, maafkan jika ada sikap yang tidak berkenan dihati”. (df_dep.pelita)

Sambutan oleh Pdt. Gatsper A. Hawu Lado, M.Th. selaku Ketua STTM kupang yang juga adalah Ketua Sinode Gereja Masehi Musafir Indonesia (GMMI)

 

MC oleh Pdt. Istin Hastuti, S.Th

 

AMMI (Angkatan Muda Musafir Indonesia) Choir

 

Doa Safaat oleh Pdt. Gabriel Anderias Kana, S. Th, M. Min, S. Pd.

 

Doa Penutup dan sekaligus ramah tamah oleh Ketua PGLII wilayah NTT, Pdt. Hendrik Ndoen S.Th

 

GMMI Hermon sebagai tempat pelaksanaan Wisuda Ke-2 STTM Kupang

 

Post a comment

× Chat Via Whatsapp