No comments yet

PERINGATI DIES NATALIS VIII STTM KUPANG MEWISUDA 28 ORANG SARJANA

Rabu, 15 November 2023

Sekolah Tinggi Theologi Musafir (STTM) Kupang kembali menggelar acara wisuda ke-3, yang mana hal ini bertepatan dengan momen Dies Natalis VIII. Tema yang di usung dalam wisuda kali ini “Menghasilkan buah bagi Kristus di Era Digital” diambil dari Yohanis 15:5. Kegiatan ini diselenggarakan di Gedung GMMI Hermon Kelurahan Nunbaun Sabu, Kecamatan Alak, Kota Kupang.

Foto Bersama Wisudawan, unsur pimpinan STTM Kupang dan para Dosen

Sidang Senat terbuka ini dibuka oleh Ketua STTM Pdt. Gatsper A. Hawu Lado, M.Th. Pdt. Gatsper dalam kesempatan ini mengatakan “STTM diusianya yang ke-8 terus mengadakan berbagai upaya peningkatan mutu, baik dari segi pembenahan administrasi, peningkatan SDM pengajar/dosen, pengabdian kepada masyarakat/jemaat serta melakukan berbagai penelitian dan pengembangan keilmuan (khususnya theologi dan pendidikan agama Kristen). Sementara itu di bidang kemitraan, STTM membangun kerjasama dengan berbagai pihak termasuk Pemerintah (dalam hal ini aras Kementrian Agama) dan lembaga-lembaga swasta seperti STT Pokok Anggur Jakarta, ST Katharos Indonesia dan Toko Buku Berea Kupang”, ungkapnya.

Sidang Senat terbuka ini dibuka oleh Ketua STTM Pdt. Gatsper A. Hawu Lado, M.Th

Dalam orasi ilmiahnya Pdt. Dr. Andoko Ephraim  Setijo B.Sc,. S.Th., MBA.,  mengutip dari pada pakar pendidikan Teologi, Benhard Ott, dalam tulisannya “Understanding dan Developing Theological Education”, pendidikan Teologi yang bisa menghasilkan buah bagi Kristus di Era Digital adalah pendidikan yang berpusat pada Pendidikan yang berpusat pada pengenalan akan Allah, Pendidikan yang berpusat pada Firman Allah dan Pendidikan yang berpusat pada misi Allah. Selain itu Pdt. Andoko juga mengatakan “Jadikan segala sesuatu yang diciptakan pada era digital ini, seperti Facebook, Instagram, Tik-Tok dan Whatsapp serta lainnya sebagai hamba yang digunakan untuk kemuliaan Allah. Dan jangaah kita membiarkan diri kita di perbudak oleh semua produk era digital ini dengan cara mengijinkan kedagingan kita menikmati kesenangan yang berasal dari sosial media. Kita harus berkomitmen untuk menikmati waktu-waktu kita bersama dengan pribadi Tuhan agar daya tarik dunia tidak menyeret dan merubah kita menjadi serupa dengan maksud dan tujuan dunia digital diciptakan yaitu membuat kita bergantung hanya kepada diri kita sendiri dan bukan kepada Allah”. Imbuhnya.

Orasi ilmiah oleh Pdt. Dr. Andoko Ephraim  Setijo B.Sc,. S.Th., MBA

Acara dilanjutkan dengan pelantikan wisudawan yang didahului oleh pembacaan Surat Keputusan Ketua Sekolah Tinggi Theologi Musafir Kupang Nomor :  02/SK-WSD/STTM/XI/2023 Tanggal 15 November 2023 tentang Penetapan Wisuda Sarjana Theologi Kependetaan dan Pendidikan Agama Kristen. Pembacaan SK ini dilakukan oleh Wakil Ketua II Bidang Keuangan, Diana Gale Bangngu, S.Pd., M.Pd.

Pembacaan SK Wisuda oleh Wakil Ketua II Bidang Keuangan, Diana Gale Bangngu, S.Pd., M.Pd

Menurut Ketua Panitia Wisuda Pdt. Johanis Khrist Hae, S.Th., M.Pd., Jumlah wisudawan yang diwisuda kali ini berjumlah 28 orang, terdiri dari Program Studi Theologi Kependetaan Strata satu gelar akademik S.Th., sebanyak 12 orang yakni : Arni Melfiana Benu, S.Th., Marlina Emiriska Kiuk, S.Th., Felipus Fani, S.Th., Alosius Huru, S.Th.,  Rizal Nenobesi, S.Th., Yeni Yofitra Toislaka, S.Th., Jehoada I.D. Rehyaar, S.Th., Dewi Nofridai Suan, S.Th., Hae Bangngu, S.Th., Suarni Nenobesi, S.Th., Welmince Aplonia Lay, S.Th., Utami Naema Elisama, S.Th., dan program studi Pendidikan Agama Kristen strata satu, gelar akademik S.Pd., sebanyak 16 orang yakni : Yuniarsi Lai Hato, S.Pd., Nelci Djo Lodo, S.Pd., Zena Olivia Bessi, S.Pd., Silvia S. H. Kale Modjo, S.Pd., Jefry Djo Lodo, S.Pd., Marlan M. Ndolu, S.Pd., Marthen L. Ratu Wie, S.Pd., Welhelmina Kadja, S.Pd., Yunita Dimu, S.Pd., Vivi Orviani Lay, S.Pd., Tunsi Arisandi Huru, S.Pd., Yulita Monica Huru, S.Pd., Devriangke M. Rehyaard, S.Pd., Batsyeba Tafuab, S.Pd., Desi Ratna Hae, S.Pd., dan Vanda Jolanda Pieris S.Pd.

 

28 Orang Wisudawan-wisudawati

Agenda selanjutnya yaitu pembacaan janji wisudawan oleh Welhelmina Kadja, S.Pd., dan kata hati wisudawan oleh Felipus Fani, S.Th., . Mewakili mahasiswa STTM yang diwisuda, Felipus mengatakan “semua pencapaian yang kami dapat sampai saat ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, baik dari pihak kampus, orang tua, gereja, para donatur, dan pihak lain yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu, tapi yang terutama ini semata-mata juga karena Kasih dan penyertaan Tuhan Yesus sendiri”.

Pembacaan janji wisudawan oleh Welhelmina Kadja, S.Pd

 

Kata hati wisudawan oleh Felipus Fani, S.Th.

Di Kesempatan berikutnya Johanis Lani, SE, MM., selaku kepala seksi Pendidikan Keagamaan Kristen Provinsi NTT yang hadir mewakili Kemenag Kanwil Provinsi NTT mengatakan bahwa “Kehadiran STTM Kupang telah memberi warna baru dalam dunia pendidikan di NTT terkhusus dalam bidang Studi Theologi dan PAK bahkan sampai saat ini STTM masih tetap eksis, terbukti dengan dilaksanakannya wisuda ketiga pada hari ini. Untuk itu diharapkan lulusan kali ini mempunyai kualitas SDM yang mumpuni serta mempunyai kecakapan dan keahlian yang baik, yang pada akhirnya mampu bersaing dengan sekolah-sekolah Theologi yang ada di Kota Kupang secara khusus dan NTT secara lebih luas serta memberikan kontribusi yang positif dalam pembangunan karakter manusia ” ujarnya. Lani juga mengharapkan agar para lulusan akan ikut meminimalisir berbagai persoalan secara khusus persoalan di daerah ini antara lain : kerukunan antar umat beragama, persoalan stunting (gisi buruk), penyebaran berita-berita hoax melalui berbagai media, intoleransi, dan lain sebagainya.

Kata Sambutan oleh Johanis Lani, SE, MM., selaku kepala seksi Pendidikan Keagamaan Kristen pada Kanwil Kemenag Provinsi NTT

Pendeta Eddy Saragih, SE., MA., sebagai Sekretaris Pengurus Wilayah Persekutuan Gereja dan Lembaga Injili Indonesia (PGLII) Provinsi Nusa Tenggara Timur mewakili Ketua PGLII NTT, juga menyampaikan proviciat untuk para wisudawan yang sudah menyelesaikan berbagai tugas dalam pendidikan yang ditempuh hingga berada pada momen yang bermartabat ini, “Kiranya peristiwa ini akan membawa dampak yang lebih baik ke depan buat setiap tugas dan pelayanan yang akan dihadapi”, ungkapnya.

Kata sambutan dari PGLII NTT oleh Pendeta Eddy Saragih, SE., MA sebagai Sekretaris PGLII

Di Puncak dari acara ini Pdt. Gatsper A. Hawu Lado, M.Th. yang juga adalah Ketua Sinode Gereja Masehi Musafir Indonesia (GMMI) menyampaikan bahwa “peristiwa bermartabat yang terjadi pada hari ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang telah mengambil perannya masing-masing walaupun banyak tantangan namun dalam semangat persatuan tetap bergerak untuk memberikan inspirasi dan motivasi yang baik. Pada saat ini STTM mewisuda 28 orang Sarjana Theologia dan Sarjana Pendidikan, sementara pada periode yang lalu telah mewisuda 22 orang sarjana.” imbuhnya. Pdt. Hawul Lado juga kembali mengatakan bahwa tema yang diambil kali ini yakni “berbuah bagi Kristus di Era Digital”, diharapkan para Wisudawan ke depan akan mejadi pelayan Tuhan yang melayani dengan pola kepemimpinan yang membangun komunitas social sekitar pelayanan yang berbasis sosio-religius untuk berbuah dan berdampak bagi banyak orang guna kemuliaan Kristus. (df_dep.pelita).

Sambutan oleh Pdt. Gatsper A. Hawu Lado, M.Th., selaku Ketua Sinode Gereja Masehi Musafir Indonesia (GMMI)

 

 

 

 

Post a comment

× Chat Via Whatsapp