No comments yet

WISUDA PERDANA DAN DIES NATALIS V SEKOLAH TINGGI THEOLOGI MUSAFIR KUPANG

Jumat, 30 Oktober 2020 merupakan hari yang bersejarah bagi Sekolah Tinggi Theologi (STT) Musafir Kupang dimana tepat pada momen Dies Natalis V, digelar acara Wisuda Perdana. Kegiatan ini diselenggarakan di Gedung GMMI Hermon Kelurahan Nunbaun Sabu, Kecamatan Alak, Kota Kupang.

Foto Bersama Wisudawan, unsur pimpinan STT Musafir dan para Dosen

Sidang Senat terbuka ini dibuka oleh Ketua STT Musafir Pdt. Yusak Imanuel Holbala, M.Th., beliau mengatakan bahwa ini merupakan Angkatan Pertama yang terdiri dari program Studi: Theologi Kependetaan (S.Th.) dan Pendidikan Agama Kristen (S.Pd.). Yusak juga berpesan “Untuk para wisudawan/wisudawati yang telah menyelesaikan kurikulum pada lembaga STT Musafir dan kini akan melanjutkan perjalanan karir pelayanannya ke tengah-tengah masyarakat dan umat Tuhan agar menjadi kurir dan bukan kusir, karena kurir yang baik akan melintasi berbagai tantangan dan himpitan untuk mencapai tujuan yang sesungguhnya yaitu Menjangkau yang tak Terjangkau sesuai (Kisah Para Rasul 1:8)”.

Dalam orasi ilmiahnya Dr. Chris Oiladang, M.Th. mengatakan bahwa Yesus sendiri memandang penting pendidikan, karena itu sebelum Ia memulai pelayanan-Nya terlebih dahulu membekali murid-murid-Nya dengan pengetahuan. Jadi kita sebagai hamba Tuhan harus benar-benar melengkapi diri dalam proses pendidikan sebagaimana yang dihadapi oleh saudara-saudara wisudawan pada saat ini yang telah melewati berbagai proses dan kini siap dilantik untuk menjadi sarjana. Tuhan Yesus belajar taurat sejak usia 12 tahun kemudian melalui ujian sebelum memulai pekerjaannya yaitu ujian dari si iblis. Dr. Chris juga mengatakan “Selain pendidikan maka legitimasi menjadi hal yang penting dalam melakukan suatu pelayanan, yaitu yang diberikan oleh lembaga pendidikan yang kompeten dan juga oleh pihak Gereja/Sinode. Terakhir yaitu influence/pengaruh dimana kita harus memberikan dampak bagi sesama dan juga untuk hormat dan kemuliaan nama Tuhan”.

Orasi ilmiah oleh Dr. Chris Oiladang, MA

Selanjutnya dimulailah prosesi pelantikan wisudawan yang Surat Keputusannya dibacakan oleh Wakil Ketua II Bidang Keuangan STT Musafir Diana Gale Bangngu, M.Pd. Sebanyak 16 wisudawan yang dilantik pada saat itu, terdiri dari 14 orang sarjana pada program studi Theologi Kependetaan yang bergelar akademik (S.Th.) yakni: Wimilida A. Kain, S.Th., Leni F. Bengu, S.Th., Dominggus Lisin, S.Th., Elisabeth Petronela Lette, S.Th., Dely Emiliana Saketu, S.Th., Yustus Yulius Holbala, S.Th., Tesalonika Bengu, S.Th., Erna Boisala, S.Th., Balerina Abigail Haba, S.Th., Lodiwyck Rihi, S.Th., Defrince Sole, S.Th., Fifi Yuniati Peloedon, S.Th., Yunny Gracella Bararia, S.Th., Yandry Teti, S.Th. dan 2 orang sarjana pada Program Studi Pendidikan Agama Kristen dengan gelar akademik (S.Pd.) yakni Esy Mariyanti Besa, S.Pd. dan Helena R.M. Mabilehi, S.Pd.

Prosesi berlangsungnya pelantikan wisudawan

Dalam kata hati wisudawan yang disampaikan oleh Abigail Ballerina Haba, S.Th. mengatakan bahwa “Kami sebagai buah sulung dari STT Musafir sangat mengucap syukur atas segala bentuk dukungan baik materi maupun doa, yang tak henti-hentinya kami terima dari berbagai pihak, mulai dari awal proses perkuliahan sampai puncaknya hari ini kami diwisuda, kiranya Tuhan Yesus sendiri yang akan membalas segala kebaikan Bapak dan Ibu sekalian”.

Kata hati wisudawan oleh Abigail Ballerina Haba, S.Th.

Walikota Kupang Dr. Jefry Riwu Kore, MM., M.Hum. yang juga hadir dalam acara Wisuda ini menyampaikan bahwa “Saya atas nama Pemerintah dan Masyarakat Kota Kupang mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya karena selama 5 tahun ini STT Musafir telah bersama-sama Pemerintah meningkatkan Sumber Daya Manusia generasi muda kota ini melalui jalur Theologi, untuk itu mari kita rawat lembaga pendidikan ini supaya lebih baik lagi kedepaannya dan bisa menghasilkan lulusan theologi yang berkualitas demi kemajuan Kota Kupang dan juga Gereja Tuhan”.

Walikota Kupang Dr. Jefry Riwu Kore, MM., M.Hum.

Kepala Bidang Kemenag Kanwil Propinsi NTT Drs. Yorhans Lopis M.Si dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa acara wisuda merupakan puncak dari seluruh perjalanan seorang mahasiswa, untuk itu bagi mahasiswa yang telah lulus, kalian akan menghadapi ujian sebenarnya yaitu pada saat turun ke masyarakat sehingga ada beberapa tips yang perlu diperhatikan antara lain teruslah membaca dan banyak belajar untuk meningkatkan kompetensi saudara karena persaingan di dunia kerja sangat ketat, makanya dibutuhkan seorang lulusan sarjana yang kompeten dan professional, harus memiliki mindset dan culture set yang baik serta menguasai IT.

Kabid Kemenag Kanwil Provinsi NTT Drs. Yorhans Lopis M.Si.

Sementara itu Ketua Panitia penyelenggara Joni Aihery, M.Pd., M.Th. mengatakan bahwa “Biarlah peristiwa ini menjadi tanda bahwa mahasiswa yang bersangkutan telah menuntaskan semua syarat pembelajaran guna memperoleh gelar akademik, dan juga sebagai ruang refleksi bagi segenap Civitas Akademika STT Musafir terhadap panggilan dan pengabdian diri bagi kemuliaan nama Tuhan. Kepada semua pihak yang sudah mendukung sampai dengan saat ini, kami panitia mengucapkan limpah terima kasih, dan juga Proficiat buat para wisudawan yang berbahagia, Learn to be a servant imbuhnya”.

Livingstone Ratu Kajda sebagai Plt. Ketua Yayasan Pendidikan Generasi Muda Musafir juga menitipkan pesan bahwa “Selepas wisuda ini saudara-saudari akan kembali ke tengah-tengah masyarakat, gereja dan dunia pendidikan untuk itu perlu terus mengembangkan potensi diri yang dilandasi atas kebenaran Firman Tuhan dan melayani lebih sungguh”.

Di Puncak dari acara ini Pdt. Gatsper A. Hawu Lado, M.Th. selaku Ketua Sinode Gereja Masehi Musafir Indonesia (GMMI) menyampaikan beberapa hal kepada para wisudawan: “Jangan takut salah dan jangan takut gagal, realistislah dan fleksibel serta tetap yakin akan pertolongan Tuhan Yesus Guru Agung. Teruslah membangun kerjasama dan berkolaborasi dengan semua mitra karena kita tidak bisa bekerja sendiri tapi harus menyatukan semua sumber daya untuk meraih kesuksesan. Mari kobarkan semangat persatuan dan kesatuan dan melihat setiap peluang sebagai kesempatan untuk menjadikan Visi dan Misi Amanat Agung Kristus menjadi kenyataan. Sekali lagi selamat Dies Natalis V dan Wisuda Perdana STT Musafir, Tuhan Yesus Memberkati”. (dep.pelita/df)

Ketua Sinode GMMI Pdt. Gatsper A. Hawu Lado, M.Th.

Penyerahan Cinderamata kepada Walikota Kupang oleh Ketua STT Musafir

Penyerahan Cinderamata oleh Ketua Panitia Joni Aihery, M.Pd,. M.Th. kepada Dr. Chris Oiladang, MA.

Penyerahan Cindera mata oleh Livingstone Ratu Kadja kepada Kabid Kemenag Kanwil Provinsi NTT

AMMI (Angkatan Muda Musafir Indonesia) Choir

GMMI Hermon sebagai tempat pelaksanaan Wisuda Perdana STT Musafir

 

 

Post a comment

× Chat Via Whatsapp